
Hisense A10 Resmi Diperkenalkan, Smartphone E-Ink dengan Layar LCD Magnetik Unik
Epiclopedia.ID – Hisense A10 hadir membawa konsep yang berbeda dari kebanyakan smartphone di pasaran. Alih-alih menggunakan satu layar utama seperti ponsel konvensional, perangkat ini mengusung...
Epiclopedia.ID – Hisense A10 hadir membawa konsep yang berbeda dari kebanyakan smartphone di pasaran. Alih-alih menggunakan satu layar utama seperti ponsel konvensional, perangkat ini mengusung layar e-ink di bagian depan dan menyediakan layar LCD magnetik sebagai aksesori tambahan yang dapat dipasang di bagian belakang.
Table Of Content
Pendekatan modular tersebut memungkinkan pengguna beralih antara pengalaman membaca yang nyaman dan tampilan ber-refresh rate tinggi sesuai kebutuhan.
Hisense A10 Andalkan Layar E-Ink dan LCD Magnetik

Di bagian depan, Hisense A10 dibekali layar e-ink berukuran 6,13 inci yang dirancang untuk memberikan pengalaman membaca layaknya e-book reader.
Dibandingkan panel LCD atau OLED, layar e-ink memiliki beberapa keunggulan, seperti:
- Lebih nyaman untuk mata saat digunakan dalam waktu lama.
- Konsumsi daya lebih hemat.
- Ideal untuk membaca dokumen maupun buku digital.
Saat membutuhkan tampilan yang lebih mulus untuk menjalankan aplikasi atau menikmati konten multimedia, pengguna dapat memasang modul layar LCD magnetik di bagian belakang perangkat.
Sayangnya, Hisense masih belum mengungkap ukuran, resolusi, maupun spesifikasi teknis layar LCD tersebut. Perusahaan juga memastikan bahwa modul ini dijual terpisah dari smartphone.
Dukung Jaringan 5G dan Android 16
Selain mengusung konsep layar yang unik, Hisense A10 juga telah mendukung jaringan 5G dan menjalankan Android 16.
Untuk performanya, smartphone ini ditenagai chipset Snapdragon berfabrikasi 4 nm. Namun, hingga saat ini Hisense masih merahasiakan seri chipset yang digunakan.
Harga Hisense A10
Hisense A10 mulai dipasarkan di China dengan harga CNY 4.000, atau sekitar Rp9 juta.
Sementara itu, modul layar LCD magnetik dijual secara terpisah dengan harga sekitar CNY 3.000, atau setara Rp6,8 juta.
Apabila dibeli dalam satu paket, total biaya yang perlu dikeluarkan mencapai sekitar Rp15,8 juta.
Konsep Bukan yang Pertama
Konsep smartphone dengan dua layar sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, Bigme telah memperkenalkan Hibreak Dual 2 yang juga menggabungkan layar e-ink dan LCD dalam satu perangkat.
Perbedaannya, layar LCD pada Bigme Hibreak Dual 2 terintegrasi langsung dengan bodi smartphone. Sementara itu, Hisense A10 mengusung pendekatan modular melalui layar LCD magnetik yang dapat dipasang atau dilepas sesuai kebutuhan pengguna.
Dengan konsep yang fleksibel tersebut, Hisense A10 menawarkan pengalaman berbeda bagi pengguna yang lebih sering membaca menggunakan layar e-ink, tetapi tetap membutuhkan layar LCD untuk aktivitas lain seperti menonton video atau menggunakan aplikasi dengan animasi yang lebih halus.




