
Galaxy Watch Ultra 2 Dirumorkan Pakai Chip Snapdragon Wear Elite
Epiclopedia.ID – Setelah peluncuran seri Samsung Galaxy S26, perhatian kini mulai beralih ke perangkat berikutnya dari Samsung. Salah satu produk yang diperkirakan segera hadir adalah...
Epiclopedia.ID – Setelah peluncuran seri Samsung Galaxy S26, perhatian kini mulai beralih ke perangkat berikutnya dari Samsung. Salah satu produk yang diperkirakan segera hadir adalah smartwatch terbaru, termasuk Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9.
Table Of Content

Kedua jam tangan pintar ini disebut akan memiliki perbedaan cukup signifikan, terutama dari sisi prosesor yang digunakan.
Galaxy Watch Ultra 2 Diprediksi Gunakan Snapdragon Wear Elite
Pada ajang Mobile World Congress atau MWC, Qualcomm memperkenalkan chipset wearable terbarunya bernama Snapdragon Wear Elite.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Samsung mengonfirmasi bahwa generasi Galaxy Watch berikutnya akan menggunakan chipset Snapdragon terbaru tersebut. Namun saat itu belum jelas model mana yang akan memakainya.
Menurut bocoran dari tipster teknologi Jacob C, Galaxy Watch Ultra 2 kemungkinan besar akan menjadi perangkat yang menggunakan Snapdragon Wear Elite.
Sementara itu, model standar yaitu Galaxy Watch 9 diperkirakan tetap memakai chipset Exynos W10 (W1000), yang sebelumnya juga digunakan pada beberapa smartwatch Samsung.
Strategi Dua Chip untuk Membedakan Galaxy Watch
Jika rumor ini benar, Samsung kemungkinan menerapkan strategi dua chipset untuk membedakan kelas produknya.
Model premium seperti Galaxy Watch Ultra 2 akan menggunakan Snapdragon Wear Elite yang lebih baru dan lebih bertenaga. Sedangkan Galaxy Watch 9 akan tetap memakai chipset internal Exynos yang sudah terbukti stabil pada generasi sebelumnya.
Pendekatan ini bisa membantu Samsung memberikan fitur eksklusif pada model Ultra sekaligus menjaga harga model standar tetap lebih terjangkau.
Snapdragon Wear Elite Fokus pada Fitur AI
Chipset Snapdragon Wear Elite dirancang khusus untuk wearable dengan fokus pada kecerdasan buatan atau AI. Prosesor ini dilengkapi Hexagon NPU yang memungkinkan perangkat menjalankan model AI langsung di perangkat.
Dengan dukungan tersebut, smartwatch ini berpotensi menghadirkan berbagai fitur baru seperti:
- Smart reply otomatis pada pesan
- Ringkasan teks panjang secara instan
- Analisis kebugaran berbasis AI
- Coaching olahraga yang lebih personal
Teknologi ini juga memungkinkan smartwatch bekerja lebih cepat tanpa harus selalu bergantung pada koneksi cloud.
Potensi Peningkatan Performa dan Baterai
Selain kemampuan AI, chipset Snapdragon terbaru juga diharapkan membawa peningkatan performa serta efisiensi daya.
Pada generasi sebelumnya, Samsung Galaxy Watch Ultra mampu bertahan sekitar dua hari penggunaan normal dengan baterai 590mAh. Dengan chipset baru, banyak pengguna berharap smartwatch ini bisa menawarkan daya tahan baterai yang lebih lama.
Jika peningkatan tersebut benar-benar hadir, smartwatch ini bisa menjadi pesaing kuat bagi Apple Watch Ultra 2 di segmen jam tangan pintar premium.
Harga Galaxy Watch Ultra 2 Berpotensi Naik
Karena membawa chipset baru dengan kemampuan AI yang lebih canggih, ada kemungkinan harga smartwatch ini juga akan mengalami kenaikan dibanding generasi sebelumnya.
Namun perlu diingat, semua informasi ini masih berasal dari rumor dan bocoran tipster. Samsung sendiri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi maupun harga perangkat tersebut.
Meski begitu, jika rumor ini benar, Galaxy Watch Ultra 2 bisa menjadi salah satu smartwatch paling canggih yang akan dirilis Samsung tahun ini.




