Xiaomi Black Shark 2 Dijual 20 Juta, Apa Keunggulannya?

0
186
Xiaomi Black Shark 2 dijual di Indonesia
Ilustrasi Xiaomi Black Shark 2 (News4c)

Epiclopedia.id – Smartphone gaming terbaru dari Xiaomi, yakni Black Shark 2 sejatinya baru akan resmi diperkenalkan pada 18 Maret mendatang, namun ternyata Xiaomi Black Shark 2 dijual lebih dahulu sebelum peresmiannya. Ponsel ini dipasarkan secara pre-order melalui situs toko online JD.com dan Mi Store.

Terlihat dengan jelas Xiaomi Black Shark 2 sudah terdaftar untuk pre-order melalui situs resminya. Sudah tersedia tombol “Beli”, tetapi untuk sementara belum bisa melakukan pembelian. Namun harga dari smartphone gaming ini sudah tertera, yaitu seharga CNY 9.999 atau setara dengan Rp 20 jutaan, harga yang sangat fantastis.

Dari situs tersebut juga menampilkan penampakan wujud Xiaomi Black Shark 2, meskipun belum terlalu jelas, namun ponsel ini terlihat cukup futuristik. Menariknya, ponsel ini dikemas dalam memori RAM 12 GB dan chipset Snapdragon 855. Dengan begitu, spesifikasi ini terrbilang sama dengan bocoran yang sudah beredar di GeekBench sebelumnya.

Xiaomi Black Shark 2 (GSMArena)

Desain panel belakang Xiaomi Black Shark 2 ini akan memiliki lengkungan yang sangat apik dan ramping. Kemudian hadir juga elemen-elemen garis yang merupakan lampu LED, dimana LED tersebut akan menyala setiap muncul notifikasi.

Seperti yang sudah disinggung tadi, Black Shark 2 akan ditenagai chip Snapdragon 855 berpadu RAM 12 GB. Sumber dayanya akan hadir dengan baterai kelas e-sport yang menyajikan peningkatan kinerja sebesar 60 persen lebih efektif dibandingkan pendahulunya.

Sementara untuk teknologi pendinginnya, Black Shark 2 dibekali dengan sistem pendingin cair Liquid Cool 3.0. Pihak Xiaomi sendiri belum membeberkan informasi mengenai spesifikasi ponsel ini, namun bocoran dari AnTuTu, disebutkan ponsel gaming ini memiliki memori penyimpanan 128 GB dan layar Full HD Plus.

Black Shark 2 juga akan hadir dalam varian RAM 8 GB serta memiliki bezel yang lebih tipis dibandingkan pendahulunya. Ya! kita tunggu saja perkembangan informasi selanjutnya.