
RedMagic 12 Pro+ Bakal Jadi Smartphone Pertama dengan RGB Liquid Cooling
Epiclopedia.ID – RedMagic 12 Pro+ dipastikan membawa teknologi pendingin baru yang menarik perhatian. Smartphone gaming flagship ini diklaim menjadi perangkat pertama di dunia dengan sistem RGB...
Nubia mengungkapkan fitur tersebut melalui unggahan di Weibo. Pengumuman ini muncul menjelang peluncuran smartphone ini di China pada 15 Oktober 2026.
Table Of Content
RedMagic 12 Pro+ Usung RGB Liquid Cooling

Smartphone ini akan menghadirkan sistem pendingin cair dengan pencahayaan RGB. Namun, Nubia belum menjelaskan secara terperinci cara kerja pencahayaan tersebut.
Meski begitu, perusahaan telah mengungkap beberapa detail mengenai sistem pendinginnya. Perangkat ini menggunakan desain aliran udara dual-loop generasi baru.
Sistem tersebut diklaim memiliki area permukaan yang jauh lebih luas dibandingkan RedMagic 11 Pro+. Peningkatan ini diharapkan membantu proses pembuangan panas saat smartphone digunakan untuk bermain game.
Performa dan Kipas Pendingin Aktif
Dari sisi performa, smartphone ini akan ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Smartphone ini juga dilengkapi kipas pendingin aktif untuk membantu menjaga suhu perangkat.
Kombinasi chipset flagship dan sistem pendingin tersebut ditujukan untuk mendukung performa gaming. Namun, kemampuan pendinginannya masih perlu dibuktikan melalui pengujian langsung.
Nubia juga menyebut smartphone ini akan memiliki bodi lebih tipis dan ringan dibandingkan pendahulunya. Smartphone ini nantinya tersedia dalam tiga pilihan warna.
Jadwal Peluncuran
RedMagic 12 Pro+ dijadwalkan meluncur di China pada 15 Oktober 2026. Nubia sebelumnya telah memperlihatkan desain dan pilihan warna perangkat tersebut.
Informasi mengenai harga, konfigurasi memori, dan ketersediaan di pasar global masih belum diumumkan dalam informasi yang tersedia.
Dengan sistem RGB liquid cooling, desain pendingin dual-loop, dan kipas aktif, RedMagic 12 Pro+ menawarkan inovasi menarik untuk smartphone gaming. Detail lengkapnya akan terungkap saat peluncuran resmi di China.


