
iPhone Foldable Masuk Tahap Produksi, Harga Disebut Lebih Kompetitif
Epiclopedia.ID – iPhone Foldable dikabarkan telah memasuki tahap produksi dan siap debut bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada akhir tahun ini, selama tidak ada kendala...
Epiclopedia.ID – iPhone Foldable dikabarkan telah memasuki tahap produksi dan siap debut bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada akhir tahun ini, selama tidak ada kendala besar. Apple disebut menggunakan mekanisme engsel dan panel layar yang sangat canggih guna meminimalkan lipatan (crease) pada layar fleksibelnya.
Table Of Content

Menariknya, meski mengusung teknologi premium, Apple dilaporkan tetap menjaga harga agar tidak terlalu tinggi dibanding ekspektasi pasar.
Harga iPhone Foldable Diprediksi Lebih “Konservatif”
Laporan terbaru menyebut Apple menerapkan strategi harga lebih konservatif untuk iPhone Foldable, meski tetap mengusung teknologi engsel paling mutakhir di industri tanpa menambah fitur berlebihan yang dapat membuat harganya melonjak tinggi.
Konsekuensinya, iPhone Foldable kemungkinan belum sepenuhnya menghilangkan lipatan di layar. Padahal, selama bertahun-tahun Apple disebut menunda peluncuran perangkat lipatnya demi menyempurnakan aspek tersebut.
Laporan awal menyebut harga iPhone Foldable sekitar USD 2.400. Meski tergolong mahal, angka ini masih di bawah Apple Vision Pro yang dibanderol USD 3.499.
Potensi Lebih Murah dari Galaxy Z Fold 8?
Laporan terbaru bahkan menyebutkan bahwa harga iPhone Foldable bisa lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, meskipun Apple menghadapi kenaikan biaya komponen seperti modul memori yang kini dibeli dengan harga dua kali lipat.
Jika Apple mampu menjaga selisih harga hanya sekitar USD 200 dari Samsung Galaxy Z Fold 8, perangkat ini berpotensi menjadi sukses besar di pasar foldable premium.
Sebagai gambaran, Samsung Galaxy Z TriFold sebelumnya berhasil terjual habis meski dibanderol hingga USD 2.899. Hal ini menunjukkan bahwa pasar foldable kelas atas masih memiliki daya tarik kuat.
Tantangan iPhone Foldable: Masalah Crease
Strategi harga konservatif ini menguntungkan konsumen sekaligus memperkuat posisi Apple di pasar ponsel lipat, termasuk rencana model flip mendatang.
Namun, ada sisi negatifnya. Demi menjaga harga tetap kompetitif, Apple disebut mengurangi ambisi teknologinya. Akibatnya, beberapa pesaing sudah lebih dulu menghadirkan layar lipat tanpa lipatan yang terlihat.
Meski begitu, dengan kombinasi desain premium, teknologi engsel canggih, serta strategi harga yang lebih rasional, iPhone Foldable tetap berpotensi menjadi salah satu peluncuran paling dinantikan tahun ini.




