Epiclopedia.ID – Demi bisa menjual iPhone 16 Series di Indonesia, Apple tambah investasi senilai USD 100 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun kepada pemerintah Indonesia.
Langkah ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar iPhone 16 dapat dijual di pasar Indonesia.
Proposal tersebut diterima oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada 19 November 2024, sebagaimana disampaikan oleh Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif.

Peningkatan Investasi Hingga 10 Kali Lipat
Apple menaikkan nilai investasinya hingga 10 kali lipat dari rencana awal sebesar USD 10 juta (Rp 158 miliar). Investasi tersebut direncanakan untuk pembangunan pabrik aksesoris dan komponen di Bandung, Jawa Barat.
Meski demikian, Febri menyatakan bahwa Kemenperin masih menunggu realisasi janji investasi sebelumnya, yaitu sebesar Rp 300 miliar untuk memenuhi aturan TKDN.
Aturan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 29 Tahun 2017, yang mengatur tata cara penghitungan nilai komponen dalam negeri untuk produk seperti telepon seluler, komputer genggam, dan tablet.

Tiga Skema Pemenuhan TKDN
Berdasarkan Permenperin 29/2017, perusahaan dapat memenuhi persyaratan TKDN melalui tiga skema:
- Pembuatan produk di dalam negeri (membangun pabrik).
- Pembuatan aplikasi di dalam negeri.
- Pengembangan inovasi di dalam negeri.
Sebelumnya, Apple memilih skema pengembangan inovasi dengan membangun Apple Academy di tiga lokasi: BSD Tangerang, Batam, dan Surabaya.
Proses TKDN untuk iPhone 16
Hingga kini, iPhone 16 belum dapat dijual di Indonesia karena masih dalam proses pengurusan nilai TKDN.
Apple membutuhkan nilai TKDN sebesar 40 persen untuk memenuhi syarat importasi perangkat tersebut.
Dengan investasi baru senilai USD 100 juta, Apple diharapkan dapat menutup kekurangan investasi sebelumnya sebesar Rp 240 miliar, seperti yang disebutkan Febri.

Kemenperin akan mengadakan rapat pimpinan pada Kamis, 21 November 2024, untuk membahas lebih lanjut proposal ini.
Langkah ini menjadi penting untuk menentukan kelanjutan komitmen Apple dalam mendukung pengembangan industri teknologi di Indonesia.
Potensi Dampak Investasi
Dengan Apple tambah investasi ini, tidak hanya memungkinkan penjualan iPhone 16 di Indonesia, tetapi juga memperkuat ekosistem teknologi lokal.
Pembangunan pabrik di Bandung dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mempercepat pengembangan sektor industri aksesoris serta komponen elektronik dalam negeri.