Perbedaan Layar Oled dan Amoled, Apa Saja Kelebihannya?

    0
    62
    Perbedaan layar Oled dan Amoled
    Perbedaan layar Oled dan Amoled

    Saat ini, Perbedaan layar oled dan amoled telah menjadi salah satu hal yang wajib di ketahui oleh para pengguna gadget. Secara umum, layar oled dan amoled merupakan dua teknologi layar yang sedang banyak di perbincangkan, karena layar ini hadir pada industri televisi dan smartphone.

    Untuk layar oled cenderung mengutamakan pada layar televisi dan smartphone, sedangkan layar amoled untuk industri smartphone. Oled atau yang di singkat dengan Organic Light Emitting Diode adalah sebuah Layar yang mempunyai panel. Dimana panel tersebut mengandung elemen-elemen organik yang dapat memancarkan cahaya saat dialiri listrik.

    Untuk Amoled sendiri merupakan singkatan dari Active matrix Organic Light Emitting Diode, dimana layar ini dapat di sebut sebagai pengembangan dari layar oled. Perlu di ketahaui bahwa oled, tidak membutuhkan sinar latar atau backlight yang di gunakan untuk menampilkan gambar pada layar.

    Hal ini karena Oled memiliki teknologi yang dapat memberikan konsumsi daya, sehingga mampu diminimalkan dan mampu menghasilkan level warna hitam yang lebih pekat dan dalam. Akan tetapi untuk layar Amoled hanya dapat menampilkan gambar di bawah terik matahari yang masih cukup  susah untuk dilihat. Sehingga, muncul lah pembaruan pada layar Amoled yaitu Panel layar Super Amoled. Dimana pada pembaruan tersebut mampu menurunkan jarak antar layar di panel instrumennya.

    Itulah yang dapat menjadi perbedaan layar Oled dan Amoled pada smartphone. Dengan perbedaan yang telah disebutkan, maka pengguna smartphone dapat lebih mengetahui tentang layar apa yang cocok di gunakan pada smartphone anda.

    Berbeda hal nya dengan layar Oled yang lebih mudah untuk memancarkan sinar, ternyata layar Amoled juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Inilah kelebihan dan kekurangan dari layar amoled:

    Kelebihan layar amoled:

    1. Tampilan di layar tetap terlihat dan tajam meskipun hanya dilihat di bawah terik matahari
    2. Amoled dapat diadopsi sampai berapapun besarnya ukuran, hal ini karena sifatnya yang fleksible
    3. Layar amoled mampu diproduksi setipis mungkin hingga ketipisan 0,001 mm tanpa mengurangi ketajaman dan bahkan tingkat kehitaman layar menjadi lebih tinggi
    4. Respon cepat terhadap sentuhan dan nilai sensitif menjadi lebih tinggi
    5. Tampilan di layar akan mempunyai tingkat kecerahan atau brightness yang tinggi
    6. Warna Foto atau image yang lebih stabil, cerah dan tajam karena terdapat fitur penyetelan RGB didalamnya
    7. Konsumsi Energi Layar AMOLED yang rendah sehingga dapat menghemat pemakaian daya perangkat hingga  40 Persen
    8. Layar AMOLED tidak perlu membutuhkan adanya cahaya Latar seperti teknologi LCD pada umumnya

    Kekurangan Layar amoled:

    1. Jarang digunakan pada smartphone, hal ini karena banyak yang masih memilih teknologi LCD dimana hal tersebut dapat menekan harga dan LCD masih layak untuk dapat digunakan hingga saat ini
    2. Biaya produksi Amoled yang cukup mahal sehingga berimbas pada harga produk jadi secara keseluruhan

    Nah, itulah kelebihan dan kekurangan layar Amoled. Dengan kelebihan dan kekurangan yang di miliki oleh layar amoled, maka kini anda dapat lebih memahami mengenai layar amoled itu sendiri. Sebenarnya, baik layar Amoled ataupun Oled tetap memiliki kesamaan yang berfungsi pada industri layar, baik layar televisi maupun layar smartphone.

    Hal ini karena, metode penambahan sensor pada sel Organik dari LED telah menjadi kunci dari teknologi  yang ada pada layar oled dan amoled. Itulah yang menjadikan perbedaan layar oled dan amoled.

    Baca Juga: