
Wajib Tahu Sebelum Beli! Ini Kelebihan dan Kekurangan Poco X8 Pro
POCO kembali memperkuat posisinya di segmen smartphone kelas menengah melalui kehadiran POCO X8 Pro. Menariknya, strategi produk kali ini mengalami sedikit perubahan. Embel-embel “Pro” tidak lagi...
POCO kembali memperkuat posisinya di segmen smartphone kelas menengah melalui kehadiran POCO X8 Pro. Menariknya, strategi produk kali ini mengalami sedikit perubahan. Embel-embel “Pro” tidak lagi menjadi varian tertinggi, karena kini hadir model Pro Max yang diposisikan lebih tinggi. Meski begitu, POCO X8 Pro tetap menjadi penerus langsung dari POCO X7 Pro dan masih mempertahankan identitasnya sebagai “flagship killer”.
Table Of Content
- Kelebihan dan Kekurangan Poco X8 Pro
- 1. Performa Dimensity 8500 Ultra yang Mampu Menyentuh Kelas Flagship
- 2. Baterai 6500 mAh dengan Daya Tahan Panjang
- 3. Fast Charging 100W yang Mendukung Mobilitas Tinggi
- 4. Layar AMOLED Lebih Compact dengan Kecerahan Tinggi
- 5. Sistem Audio Stereo dengan Dukungan Dolby Atmos
- 6. Kamera Utama 50 MP dengan Sensor Sony IMX882
- 7. HyperOS 3 dengan Ekosistem yang Lebih Luas
- 8. Desain Minimalis dengan Sentuhan Premium dan Tahan Air
- 9. Edisi Khusus Iron Man yang Menarik Kolektor
- 10. Kamera Ultrawide dan Fitur Always-on Display Jadi Catatan
- Kesimpulan
Secara global, perangkat ini merupakan rebranding dari Redmi Turbo 5 yang sebelumnya dirilis di pasar China. Dengan harga yang diperkirakan berada di kisaran Rp5–6 jutaan, POCO X8 Pro menawarkan kombinasi performa tinggi, baterai besar, serta peningkatan di beberapa sektor penting. Namun, seperti perangkat lain di kelasnya, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli.
Kelebihan dan Kekurangan Poco X8 Pro
1. Performa Dimensity 8500 Ultra yang Mampu Menyentuh Kelas Flagship
Salah satu daya tarik utama POCO X8 Pro terletak pada sektor performa. Perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra yang diproduksi dengan fabrikasi 4 nm. Secara arsitektur, chipset ini membawa peningkatan pada CPU dan GPU dibanding generasi sebelumnya, termasuk penggunaan GPU Mali-G720 MC8.
Dalam pengujian benchmark, skor AnTuTu yang dicapai berada di kisaran 2 juta hingga 2,2 juta poin. Angka ini menempatkannya cukup dekat dengan performa smartphone flagship. Dalam penggunaan sehari-hari, performa yang dihasilkan mampu menjalankan multitasking, aplikasi berat, hingga game dengan stabil. Sistem pendingin POCO 3D dual-layer IceLoop berukuran 5300 mm² juga membantu menjaga suhu tetap terkendali saat penggunaan intensif.
2. Baterai 6500 mAh dengan Daya Tahan Panjang
POCO X8 Pro membawa peningkatan signifikan pada kapasitas baterai, kini mencapai 6500 mAh. Kapasitas ini lebih besar dibanding generasi sebelumnya yang berada di angka 6000 mAh. Berdasarkan pengujian, perangkat ini mampu bertahan hingga hampir 17 jam dalam penggunaan aktif.
Penggunaan seperti browsing, streaming video, hingga gaming dapat dijalankan dalam durasi yang relatif panjang. Untuk gaming berat, perangkat ini mampu bertahan sekitar 4 jam dalam kondisi grafis tinggi. Hal ini menunjukkan efisiensi daya yang cukup baik di kelasnya.
3. Fast Charging 100W yang Mendukung Mobilitas Tinggi
Selain kapasitas besar, POCO juga menyematkan teknologi fast charging 100W. Dengan teknologi ini, pengisian daya dari 0 hingga 100 persen diklaim dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 48 menit. Teknologi ini cukup relevan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan pengisian cepat.
Fitur tambahan seperti reverse charging juga tersedia, memungkinkan perangkat ini digunakan sebagai sumber daya untuk perangkat lain.
4. Layar AMOLED Lebih Compact dengan Kecerahan Tinggi
POCO X8 Pro hadir dengan layar AMOLED berukuran 6,59 inci, sedikit lebih kecil dibanding pendahulunya. Pendekatan ini membuat perangkat terasa lebih compact saat digunakan. Meski ukurannya lebih kecil, kualitas layar justru meningkat dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3500 nit.
Refresh rate 120Hz yang adaptif membuat pergerakan layar terasa halus, baik saat scrolling maupun bermain game. Teknologi 3840Hz PWM dimming juga membantu mengurangi kelelahan mata, terutama saat digunakan dalam kondisi cahaya rendah.
5. Sistem Audio Stereo dengan Dukungan Dolby Atmos
Di sektor audio, POCO X8 Pro dilengkapi dengan dual stereo speaker yang didukung teknologi Dolby Atmos. Konfigurasi speaker yang ditempatkan di bagian atas dan bawah menghasilkan distribusi suara yang lebih seimbang.
Selain itu, terdapat algoritma tambahan bernama AI Super Cinema yang diklaim mampu meningkatkan pengalaman audio menjadi lebih imersif. Fitur ini terasa saat digunakan untuk menonton video atau bermain game.
6. Kamera Utama 50 MP dengan Sensor Sony IMX882
POCO X8 Pro dibekali kamera utama 50 MP menggunakan sensor Sony IMX882 yang sudah dilengkapi OIS. Kamera ini mampu menghasilkan foto dengan detail yang cukup baik, terutama dalam kondisi cahaya cukup.
Kemampuan in-sensor zoom hingga 2x juga membantu dalam pengambilan gambar jarak menengah. Pada kondisi low light, stabilisasi OIS membantu mengurangi noise dan menjaga ketajaman gambar. Untuk kamera depan, resolusi 20 MP sudah cukup untuk kebutuhan selfie dan video call, meski masih terbatas pada resolusi 1080p.
7. HyperOS 3 dengan Ekosistem yang Lebih Luas
POCO X8 Pro langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3. Sistem ini membawa peningkatan pada sisi animasi, efisiensi, serta integrasi ekosistem.
Salah satu fitur yang menarik adalah kemampuan berbagi data lintas perangkat, termasuk dengan perangkat non-Xiaomi hingga produk Apple seperti iPhone dan Mac. Selain itu, fitur berbasis AI seperti transkripsi, penerjemah, dan pengolahan gambar juga menjadi bagian dari sistem ini.
8. Desain Minimalis dengan Sentuhan Premium dan Tahan Air
Dari sisi desain, POCO X8 Pro mengusung pendekatan minimalis dengan material kaca di bagian belakang dan frame aluminium. Dimensinya yang lebih ringkas membuat perangkat terasa lebih nyaman digenggam.
Perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68/IP69K yang menunjukkan ketahanan terhadap air dan debu. Fitur tambahan seperti Dynamic RGB Light di modul kamera memberikan sentuhan visual yang berbeda, terutama sebagai indikator notifikasi.
9. Edisi Khusus Iron Man yang Menarik Kolektor
POCO juga menghadirkan edisi khusus hasil kolaborasi dengan Iron Man dari Marvel. Edisi ini menampilkan desain khas armor Iron Man Mark XXI dengan dominasi warna emas.
Tidak hanya pada desain perangkat, tema sistem, aksesori, hingga kemasan juga disesuaikan dengan konsep Iron Man. Hal ini memberikan nilai tambah bagi pengguna yang tertarik dengan edisi kolektor.
10. Kamera Ultrawide dan Fitur Always-on Display Jadi Catatan
Di balik berbagai keunggulan yang ditawarkan, POCO X8 Pro masih memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah kamera ultrawide 8 MP yang tidak mengalami peningkatan signifikan sejak beberapa generasi sebelumnya. Hasil foto dari lensa ini cenderung standar dan kurang konsisten.
Selain itu, fitur Always-on Display yang seharusnya menjadi keunggulan layar AMOLED justru memiliki keterbatasan. Layar hanya dapat menyala selama beberapa detik setelah dikunci, bukan secara terus-menerus. Hal ini memang membantu efisiensi daya, namun mengurangi fungsi utama fitur tersebut.
Kesimpulan
POCO X8 Pro menunjukkan bahwa lini X Series masih mempertahankan identitas sebagai smartphone dengan performa tinggi di harga yang relatif terjangkau. Dengan dukungan Dimensity 8500 Ultra, baterai besar, serta fast charging 100W, perangkat ini menawarkan nilai yang kompetitif di kelasnya.
Namun, beberapa aspek seperti kamera ultrawide yang stagnan dan fitur Always-on Display yang terbatas menjadi catatan penting. Secara keseluruhan, POCO X8 Pro tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan performa dan daya tahan baterai, meski tidak sepenuhnya tanpa kompromi.




