
Philips Smart LED Screen Sync Hadirkan Pengalaman Gaming dan Menonton Lebih Imersif
Philips Smart LED Screen Sync resmi diperkenalkan di Indonesia sebagai bagian dari lini Home Entertainment Lighting dari Philips Smart Lighting. Teknologi ini memungkinkan lampu pintar menyesuaikan...
Philips Smart LED Screen Sync resmi diperkenalkan di Indonesia sebagai bagian dari lini Home Entertainment Lighting dari Philips Smart Lighting. Teknologi ini memungkinkan lampu pintar menyesuaikan warna dengan tampilan yang muncul di layar televisi secara real-time, sehingga suasana ruangan dapat ikut berubah mengikuti konten yang sedang dinikmati.
Table Of Content
- Philips Smart LED Screen Sync untuk Smart TV
- HDMI Sync 2.0 untuk Hiburan 4K
- HDMI Sync 2.1 Dibuat untuk Gamer
- Lampu Bisa Disinkronkan ke Seluruh Ruangan
- Bidik Pengguna Gaming dan Konsol
- Tidak Hanya untuk Bermain Gim
- Raditya Dika dan Afif Yulistian Ikut Mencoba
- Smart Lighting Menjadi Bagian dari Hiburan di Rumah
Teknologi tersebut ditujukan untuk pengguna yang menjadikan rumah sebagai tempat menikmati berbagai hiburan, mulai dari menonton film dan layanan streaming hingga bermain gim menggunakan konsol.
Dalam peluncurannya di Jakarta, Rabu (30/9/2026), Philips Smart Lighting memperkenalkan tiga perangkat dalam lini TV Sync, yaitu Screen Sync, HDMI Sync 2.0, dan HDMI Sync 2.1. Ketiganya menawarkan metode berbeda untuk menghubungkan pencahayaan dengan perangkat hiburan di rumah.
President Director Signify Commercial Indonesia, Dedy Bagus Pramono, mengatakan perubahan kebiasaan masyarakat dalam menikmati hiburan di rumah ikut mendorong kebutuhan terhadap pengalaman yang lebih personal.
Menurut Dedy, konsumen kini tidak hanya mengandalkan televisi. Perangkat seperti sound system, home theater, televisi berukuran besar, hingga konsol gaming semakin banyak digunakan untuk menciptakan pengalaman hiburan yang lebih lengkap.
Philips Smart LED Screen Sync untuk Smart TV
Salah satu produk utama yang diperkenalkan adalah Screen Sync. Perangkat ini dirancang untuk pengguna Smart TV yang ingin mendapatkan efek pencahayaan sinkron tanpa harus menambahkan koneksi HDMI.
Screen Sync menggunakan kamera yang ditempatkan pada bagian atas televisi untuk membaca perubahan warna dan visual pada layar. Setelah perangkat terpasang, sistem akan melakukan proses kalibrasi sebelum menyesuaikan warna lampu dengan tampilan televisi.
Head of Marketing Consumer Signify Commercial Indonesia, Burhan Noor Sahid, mengatakan pengguna cukup memasang kamera Screen Sync tanpa membutuhkan sambungan HDMI tambahan.
Perangkat tersebut mendukung televisi dengan ukuran 40 hingga 85 inci. Screen Sync juga ditujukan bagi pengguna yang menikmati konten secara langsung melalui Smart TV, termasuk layanan streaming atau OTT.
Dengan sistem berbasis kamera tersebut, pengguna tetap dapat memanfaatkan sinkronisasi pencahayaan meskipun sumber konten berasal langsung dari aplikasi yang terpasang di televisi.
HDMI Sync 2.0 untuk Hiburan 4K
Selain Screen Sync, Philips menghadirkan HDMI Sync 2.0 yang bekerja melalui koneksi HDMI.
Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang menggunakan sumber konten eksternal seperti set-top box maupun perangkat hiburan lain yang terhubung melalui HDMI.
HDMI Sync 2.0 mampu menyelaraskan pencahayaan dengan tampilan layar secara real-time hingga resolusi 4K pada 60 frame per second (fps).
Solusi ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan hiburan di rumah, terutama bagi pengguna yang mengandalkan perangkat eksternal sebagai sumber gambar.
HDMI Sync 2.1 Dibuat untuk Gamer
Philips juga menyiapkan HDMI Sync 2.1 yang memiliki kemampuan lebih tinggi dan secara khusus menyasar kebutuhan gaming.
Perangkat tersebut mendukung resolusi hingga 8K dengan refresh rate mencapai 120 fps. Spesifikasi ini membuat HDMI Sync 2.1 ditujukan bagi pengguna yang memiliki perangkat gaming dan televisi dengan dukungan standar HDMI 2.1.
Menurut Burhan Noor Sahid, produk tersebut memang diposisikan untuk para gamer.
Ketika digunakan bermain gim, warna dan suasana yang muncul di layar dapat diterjemahkan menjadi perubahan warna pada lampu yang berada di sekitar televisi. Efek tersebut dapat membuat suasana permainan terasa lebih menyatu dengan lingkungan ruangan.
Lampu Bisa Disinkronkan ke Seluruh Ruangan
Ketiga produk TV Sync dari Philips juga dapat dikombinasikan dengan perangkat smart lighting lainnya.
Pengguna dapat memperluas efek pencahayaan menggunakan sejumlah produk Philips, seperti downlight, light strip, Gradient Floor Light, dan Gradient Light Bars.
Dengan konfigurasi tersebut, efek sinkronisasi tidak hanya muncul di sekitar televisi. Lampu yang ditempatkan di berbagai bagian ruangan juga dapat mengikuti perubahan visual dari layar.
Misalnya, ketika adegan film didominasi warna biru, lampu yang terhubung dapat menghasilkan nuansa serupa. Begitu pula saat warna dalam gim berubah secara cepat, pencahayaan ruangan dapat ikut menyesuaikan.
Harga produk TV Sync Philips di Indonesia dipasarkan mulai dari Rp1,2 juta, tergantung produk serta ukuran televisi yang digunakan.
Bidik Pengguna Gaming dan Konsol
Peluncuran lini Home Entertainment Lighting ini menjadi salah satu langkah Signify untuk memperluas kategori smart lighting di Indonesia.
Pengguna konsol gaming menjadi salah satu segmen yang dilihat memiliki potensi. Berdasarkan data yang digunakan perusahaan, terdapat lebih dari 30 juta pengguna gim konsol di Indonesia.
Dedy Bagus Pramono mengatakan jumlah tersebut menjadi peluang bagi Signify untuk memperkenalkan pencahayaan yang terintegrasi dengan aktivitas gaming.
Meski demikian, Signify belum menetapkan target spesifik mengenai jumlah pengguna maupun angka penjualan untuk kategori Home Entertainment Lighting tersebut.
Perusahaan melihat kategori pencahayaan untuk hiburan rumah masih relatif baru. Di sisi lain, perangkat hiburan seperti televisi, home theater, sound system, dan gaming terus mengalami perkembangan.
Kondisi tersebut membuka peluang untuk menghadirkan pencahayaan sebagai bagian dari ekosistem hiburan di rumah.
Tidak Hanya untuk Bermain Gim
Meski menyasar gamer, teknologi Philips Smart Lighting ini tidak terbatas untuk aktivitas gaming.
Pengguna juga dapat memanfaatkannya ketika menonton film, serial, maupun berbagai konten streaming. Lampu dapat memberikan respons terhadap warna yang tampil di televisi sehingga suasana ruangan ikut berubah.
Dalam demonstrasi produk, perubahan visual pada layar langsung diikuti oleh perubahan warna lampu yang telah terhubung.
Efek tersebut semakin terasa ketika pengguna memasang beberapa perangkat Philips Smart Lighting sekaligus. Pencahayaan dapat diperluas ke berbagai area sehingga warna dari layar terasa menyebar ke lingkungan sekitar.
Konsep tersebut membuat fungsi lampu berkembang dari sekadar sumber penerangan menjadi bagian dari atmosfer hiburan.
Raditya Dika dan Afif Yulistian Ikut Mencoba
Pengalaman menggunakan teknologi tersebut juga dibagikan oleh beberapa kreator yang hadir dalam acara peluncuran.
Raditya Dika, yang dikenal sebagai penulis, komedian, aktor, sutradara, dan YouTuber, mengatakan keluarganya memiliki kebiasaan mengadakan Movie Night di rumah sekitar satu kali dalam sebulan.
Ruang yang digunakan untuk menonton tersebut sebelumnya sudah dilengkapi televisi berukuran besar dan sound system. Menurut Raditya, sistem pencahayaan yang mengikuti visual layar dapat memberikan pengalaman tambahan ketika menonton bersama keluarga.
Ia juga telah mencoba Screen Sync di kantor sebelum menggunakannya di rumah. Salah satu hal yang dinilainya praktis adalah pemasangan kamera yang cukup ditempatkan di bagian atas televisi.
Sementara itu, gaming content creator dan YouTuber Afif Yulistian melihat potensi teknologi tersebut ketika digunakan bermain gim.
Ia memberikan contoh situasi boss fight yang biasanya menghadirkan perubahan warna dan suasana yang lebih intens. Ketika tampilan pada layar berubah, lampu di sekitar televisi juga ikut merespons.
Menurut Afif, efek tersebut dapat membuat pemain terasa lebih masuk ke atmosfer permainan.
Smart Lighting Menjadi Bagian dari Hiburan di Rumah
Kehadiran Home Entertainment Lighting menunjukkan bahwa penggunaan smart lighting mulai berkembang melampaui fungsi penerangan sehari-hari.
Philips menyediakan beberapa opsi sesuai kebutuhan pengguna. Screen Sync mengandalkan kamera sehingga tidak memerlukan koneksi HDMI tambahan, sementara HDMI Sync 2.0 dan HDMI Sync 2.1 ditujukan untuk perangkat dengan koneksi HDMI.
Bagi pengguna gaming, HDMI Sync 2.1 menawarkan dukungan hingga 8K dan 120 fps untuk perangkat yang kompatibel. Sementara itu, pengguna Smart TV dapat memanfaatkan Screen Sync untuk menyelaraskan pencahayaan dengan konten yang diputar langsung dari televisi.
Dengan semakin berkembangnya ruang hiburan di rumah, integrasi antara televisi, perangkat gaming, audio, dan pencahayaan menjadi salah satu bagian dari pengalaman tersebut.
Melalui Philips Smart LED Screen Sync, Philips Smart Lighting menawarkan cara baru untuk membuat pencahayaan ikut bereaksi terhadap apa yang sedang ditonton maupun dimainkan, sehingga atmosfer hiburan di rumah terasa lebih menyatu.



