
7 Perbedaan Poco X8 Pro vs Poco X8 Pro Max, Mana yang Lebih Layak Dipilih?
POCO kembali memperkuat lini smartphone kelas menengahnya di Indonesia lewat dua model terbaru, yakni POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max dengan perbedaan yang menarik. Salah satu yang spesial adalah...
POCO kembali memperkuat lini smartphone kelas menengahnya di Indonesia lewat dua model terbaru, yakni POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max dengan perbedaan yang menarik. Salah satu yang spesial adalah untuk pertama kalinya Poco menghadirkan dua perangkat dalam seri X dengan label “Pro” secara bersamaan, bukan lagi skema reguler dan Pro seperti generasi sebelumnya.
Table Of Content
- 1. Harga Poco X8 Pro vs Poco X8 Pro Max, Selisih Hampir Rp2 Juta
- 2. Performa Jadi Pembeda Paling Besar
- 3. Ukuran Layar dan Dimensi Bodi Berbeda Signifikan
- 4. Sensor Sidik Jari Berbeda Generasi
- 5. Kamera Utama Sama-sama 50 MP, Tapi Sensor Berbeda
- 6. Baterai Poco X8 Pro Max Jadi Salah Satu yang Terbesar di Industri
- 7. Charging Sama Kencang, Sama-sama Punya Bypass Charging
- Poco X8 Pro atau Poco X8 Pro Max, Mana yang Lebih Layak?
Strategi ini membuat konsumen memiliki dua pilihan yang sama-sama menarik, tetapi dengan karakter berbeda. Poco X8 Pro hadir sebagai opsi yang lebih terjangkau dengan spesifikasi yang masih kompetitif, sementara Poco X8 Pro Max tampil lebih agresif lewat chipset kelas flagship dan baterai jumbo yang menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya.
Selisih harga kedua perangkat ini hampir menyentuh Rp2 juta. Dalam konteks pasar smartphone Indonesia, selisih tersebut cukup signifikan dan bisa menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian. Namun, apakah peningkatan spesifikasi pada Poco X8 Pro Max benar-benar sebanding dengan selisih harga tersebut?
Untuk menjawabnya, berikut tujuh perbedaan utama Poco X8 Pro vs Poco X8 Pro Max yang perlu diperhatikan sebelum membeli.
1. Harga Poco X8 Pro vs Poco X8 Pro Max, Selisih Hampir Rp2 Juta
Harga menjadi faktor pertama yang paling mudah terlihat saat membandingkan kedua perangkat ini. Poco X8 Pro diposisikan sebagai model yang lebih terjangkau dengan harga mulai Rp4.399.000 untuk varian dasar. Sedangkan Poco X8 Pro Max dibanderol mulai Rp6.099.000.
Berikut rincian harganya:
| Varian | Poco X8 Pro | Poco X8 Pro Max |
|---|---|---|
| 8GB + 256GB | Rp4.399.000 | – |
| 8GB + 512GB | Rp4.799.000 | – |
| 12GB + 256GB | – | Rp6.099.000 |
| 12GB + 512GB | Rp5.399.000 | Rp6.599.000 |
Jika dilihat dari nominalnya, Poco X8 Pro lebih ramah untuk pengguna dengan budget Rp4–5 juta. Sedangkan Poco X8 Pro Max menyasar pengguna yang ingin spesifikasi lebih tinggi tanpa masuk ke harga flagship premium.
2. Performa Jadi Pembeda Paling Besar
Salah satu alasan utama memilih smartphone Poco biasanya adalah performa. Di sini, Poco memberikan pembeda yang cukup jelas. Poco X8 Pro memakai chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra berbasis fabrikasi 4nm. Chipset ini masih tergolong kuat untuk gaming berat dan multitasking. Sementara Poco X8 Pro Max menjadi perangkat pertama dengan Dimensity 9500s berbasis 3nm, yang secara teknis menawarkan efisiensi daya lebih baik dan performa lebih tinggi.
Berikut perbandingan benchmark-nya:
| Benchmark | Poco X8 Pro | Poco X8 Pro Max |
|---|---|---|
| Geekbench Single-Core | 1.555 | 2.733 |
| Geekbench Multi-Core | 6.405 | 8.690 |
| AnTuTu v11 | 2.153.969 | 3.037.573 |
Dari data tersebut, Poco X8 Pro Max unggul cukup jauh, terutama untuk beban kerja berat seperti rendering video, gaming kompetitif, dan emulasi game berat.
3. Ukuran Layar dan Dimensi Bodi Berbeda Signifikan
Kedua ponsel ini sama-sama memakai panel AMOLED dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak 3.500 nit. Namun ukuran layarnya berbeda cukup jauh. Poco X8 Pro hadir dengan layar 6,59 inci. Ukuran ini masih tergolong ideal untuk penggunaan satu tangan dan mobilitas tinggi. Sedangkan Poco X8 Pro Max membawa layar 6,83 inci, menjadikannya salah satu layar terbesar di lini Poco X Series.
Secara sederhana:
- Poco X8 Pro lebih cocok untuk pengguna yang suka ponsel ringkas.
- Poco X8 Pro Max lebih ideal untuk konsumsi konten dan gaming.
Meski sama-sama AMOLED, pengalaman visual di layar yang lebih besar memang terasa lebih lega, terutama untuk streaming dan bermain game.
4. Sensor Sidik Jari Berbeda Generasi
Hal kecil seperti sensor sidik jari kadang luput diperhatikan, padahal cukup berpengaruh dalam penggunaan harian. Poco X8 Pro masih memakai sensor sidik jari optik di bawah layar. Teknologi ini sudah cukup matang dan responsif. Sedangkan Poco X8 Pro Max menggunakan sensor sidik jari ultrasonik. Apa bedanya? Sensor ultrasonik bekerja dengan gelombang suara untuk membaca sidik jari, bukan cahaya seperti sensor optik.
Keuntungannya:
- Lebih akurat
- Lebih cepat
- Bisa membaca sidik jari saat jari sedikit basah
Untuk pengalaman premium, sensor ultrasonik memang lebih unggul.
5. Kamera Utama Sama-sama 50 MP, Tapi Sensor Berbeda
Di atas kertas, konfigurasi kamera keduanya terlihat identik:
- Kamera utama 50 MP
- Kamera ultrawide 8 MP
- Kamera depan 20 MP
Namun sensor utama yang dipakai berbeda.
Poco X8 Pro memakai sensor Sony IMX882, sensor yang cukup populer di kelas menengah premium. Sementara Poco X8 Pro Max memakai Light Fusion 600. Secara teori, Light Fusion 600 punya kemampuan pengolahan cahaya lebih baik, terutama untuk fotografi malam. Namun karena keduanya sama-sama memakai OIS (Optical Image Stabilization), stabilitas foto dan video tetap terjaga dengan baik. Jika kebutuhan utama adalah fotografi kasual dan video sosial media, keduanya masih cukup kompetitif.
6. Baterai Poco X8 Pro Max Jadi Salah Satu yang Terbesar di Industri
Sektor baterai menjadi nilai jual paling besar dari Poco X8 Pro Max. Poco X8 Pro punya baterai 6.500 mAh, kapasitas yang sudah berada di atas rata-rata smartphone saat ini. Namun Poco X8 Pro Max melangkah lebih jauh dengan baterai 8.500 mAh. Sebagai gambaran, rata-rata smartphone modern masih berada di angka 5.000 mAh.
Keunggulan baterai 8.500 mAh:
- Potensi penggunaan hingga dua hari
- Gaming lebih lama
- Streaming lebih panjang
- Standby lebih awet
Untuk pengguna berat, kapasitas baterai ini bisa menjadi alasan utama memilih varian Max.
7. Charging Sama Kencang, Sama-sama Punya Bypass Charging
Meski kapasitas baterai berbeda, keduanya sama-sama mendukung fast charging 100W. Artinya, meski Poco X8 Pro Max punya baterai lebih besar, waktu pengisian dayanya masih cukup kompetitif. Keduanya juga punya reverse charging 27W, fitur yang berguna untuk mengisi perangkat lain seperti earbuds atau smartphone lain.
Yang menarik adalah fitur bypass charging. Bagi yang belum familiar, bypass charging adalah teknologi yang mengalirkan daya langsung ke motherboard tanpa melewati baterai saat bermain game sambil charging.
Keuntungannya:
- Mengurangi panas berlebih
- Menjaga kesehatan baterai
- Performa lebih stabil saat gaming
Fitur ini kini menjadi salah satu elemen penting untuk smartphone gaming modern.
Poco X8 Pro atau Poco X8 Pro Max, Mana yang Lebih Layak?
Memilih antara Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max bergantung pada kebutuhan dan budget.
Pilih Poco X8 Pro jika:
- Budget di kisaran Rp4–5 juta
- Ingin performa tinggi dengan harga lebih efisien
- Lebih suka bodi yang ringkas
- Merasa baterai 6.500 mAh sudah cukup
Pilih Poco X8 Pro Max jika:
- Punya budget lebih longgar
- Menginginkan performa chipset flagship
- Membutuhkan baterai lebih besar
- Lebih suka layar besar
- Ingin sensor sidik jari ultrasonik
Secara value, Poco X8 Pro tetap jadi opsi yang menarik karena menawarkan keseimbangan harga dan spesifikasi. Namun jika fokus utama ada pada performa maksimum dan daya tahan baterai lebih panjang, Poco X8 Pro Max menawarkan peningkatan yang cukup jelas dan terukur.
Pada akhirnya perbandingan Poco X8 Pro dan X8 Pro Max dengan selisih harga Rp2 juta di antara keduanya bukan hanya soal angka, tetapi tentang seberapa jauh kebutuhan Anda terhadap performa ekstra, layar lebih luas, dan baterai lebih besar.




