







Samsung resmi memasarkan Galaxy A07s di Indonesia pada 20 Oktober 2026 dengan harga Rp2.699.000. Ponsel ini diposisikan sebagai smartphone Samsung paling terjangkau, namun tetap membawa janji update software jangka panjang yang biasanya hanya ada di kelas lebih mahal.
Daya tarik utama Galaxy A07s adalah dukungan hingga enam generasi update OS dan enam tahun update keamanan. Ponsel ini menjalankan One UI 8.5 dan dilindungi Samsung Knox Vault, sehingga tetap aman dipakai dalam jangka panjang meski harganya di kisaran Rp2 jutaan.
Dapur pacunya sama dengan saudara di atasnya, yaitu MediaTek Helio G99+ fabrikasi 6 nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM 4 GB LPDDR5 dan fitur RAM Plus yang memanfaatkan sebagian penyimpanan sebagai memori virtual. Performanya cukup lancar untuk aplikasi harian, media sosial, dan game ringan hingga menengah.
Galaxy A07s memakai layar PLS LCD 6,7 inci beresolusi HD+ dengan refresh rate 90Hz. Resolusinya memang belum Full HD, tetapi refresh rate 90Hz membuat scrolling terasa lebih mulus dibanding layar 60Hz.
Di bagian belakang terdapat kamera utama 50 MP f/1.8 yang ditemani kamera depth 2 MP, sedangkan kamera depan beresolusi 8 MP. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 25W. Bodinya tergolong tipis, hanya 7,6 mm dengan bobot 188 gram.
Samsung menyediakan slot microSD khusus hingga 2 TB, sehingga pengguna tetap bisa memakai dua kartu SIM sekaligus. Jack audio 3,5 mm juga masih dipertahankan, ditambah sertifikasi IP54 untuk perlindungan dari debu dan percikan air.
Samsung Galaxy A07s cocok untuk pengguna pemula, orang tua, atau sebagai HP kedua yang mengutamakan keawetan software. Kekurangannya ada pada layar HD+, penyimpanan 64 GB, serta absennya NFC dan 5G. Jika butuh baterai lebih besar dan ketahanan IP64, Galaxy A08 bisa jadi alternatif dengan tambahan biaya sekitar Rp300 ribu.
Our site uses cookies. By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.