





























OPPO resmi menghadirkan OPPO A7 Pro 5G di Indonesia pada 9 Oktober 2026. Ponsel ini mengusung konsep “HP badak” dengan fokus pada daya tahan: baterai jumbo 8.000 mAh, sertifikasi IP69K, dan ketahanan benturan standar militer. Berikut poin-poin utama yang membuatnya menarik.
Kapasitas 8.000 mAh membuat OPPO A7 Pro sanggup dipakai seharian penuh bahkan untuk pengguna berat. OPPO mengklaim kesehatan baterainya tetap di atas 80% setelah 2.000 siklus pengisian, sehingga performa baterai tidak cepat turun meski dipakai beberapa tahun. Pengisian ulang dibantu SUPERVOOC 45W.
Dengan sertifikasi IP69K, OPPO A7 Pro tahan terhadap debu serta semprotan air bertekanan tinggi dan bersuhu panas. Bodinya juga sudah lolos uji ketahanan benturan standar militer, cocok untuk pengguna yang aktif di luar ruangan.
Layar AMOLED 6,57 inci beresolusi FHD+ (1080 x 2372 piksel) dengan refresh rate hingga 120Hz terasa mulus untuk scrolling dan gaming. Kecerahan puncaknya mencapai 1.400 nits sehingga tetap jelas terbaca di bawah terik matahari.
Sektor kamera depan menjadi sorotan berkat sensor 50 MP ultra-wide dengan sudut pandang hingga 100 derajat. Fitur AI Auto Wide-Angle Switch otomatis berpindah dari 1x untuk selfie sendiri ke 0,6x saat foto ramai-ramai. Di belakang, tersedia kamera utama 50 MP yang ditemani lensa monokrom 2 MP.
Dapur pacunya memakai MediaTek Dimensity 6360 Max (6 nm) dengan RAM 6 GB LPDDR4X dan penyimpanan UFS 2.2. OPPO menambahkan Glacier VC Vapor Chamber seluas 4.300 mm², NetworkBoost Chip S1 untuk sinyal lebih stabil, serta AI GameBoost 3.0. Performanya cukup untuk aktivitas harian dan game ringan hingga menengah.
OPPO A7 Pro cocok untuk Anda yang memprioritaskan baterai awet dan bodi tangguh. Namun dengan harga mulai Rp7.499.000, performa chipset kelas menengah-bawah dan RAM 6 GB terasa kurang sepadan dibanding pesaing di rentang harga yang sama.
Our site uses cookies. By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.