
Review Xiaomi Watch 5: Revolusi Baterai Wear OS dengan Teknologi Si-C
Epiclopedia.ID – Bukan rahasia lagi jika daya tahan baterai selalu menjadi “tumit Achilles” bagi jam tangan pintar berbasis Wear OS. Namun, saat mengumumkan Xiaomi Watch 5 dengan...
Epiclopedia.ID – Bukan rahasia lagi jika daya tahan baterai selalu menjadi “tumit Achilles” bagi jam tangan pintar berbasis Wear OS. Namun, saat mengumumkan Xiaomi Watch 5 dengan baterai silikon-karbon (Si-C) masif berkapasitas 930mAh, Xiaomi berhasil menarik perhatian dunia. Dengan klaim penggunaan reguler hingga 6 hari, perangkat ini menawarkan durasi pakai terlama dibandingkan jam tangan Android mana pun di pasaran saat ini.
Table Of Content
Desain Premium dan Layar Safir yang Tangguh
Xiaomi Watch 5 tampil dengan estetika jam tangan tradisional yang elegan namun tetap terlihat kokoh. Perangkat ini menggunakan material premium berupa stainless steel 316L dengan bobot 56 gram, memberikan kesan perangkat yang solid dan berkelas di pergelangan tangan.
Visualnya dimanjakan oleh layar sentuh AMOLED 1,54 inci yang sangat tajam dengan kecerahan maksimal mencapai 1.500 nits. Untuk perlindungan ekstra, Xiaomi menyematkan kaca kristal safir dengan tingkat kekerasan Mohs level 9, menjadikannya sangat tahan terhadap goresan dalam penggunaan ekstrem sekalipun.
Fitur Inovatif: Sensor EMG dan Wear OS 6

Salah satu lompatan teknologi paling menarik pada Xiaomi Watch 5 adalah kehadiran sensor Electromyography (EMG). Ini adalah jam tangan pintar pertama yang mampu membaca aktivitas otot tangan untuk kontrol berbasis gerakan (gesture). Pengguna dapat menjawab panggilan atau mematikan alarm hanya dengan menjentikkan jari atau melakukan gerakan mencubit tanpa harus menyentuh layar.
Spesifikasi utama lainnya meliputi:
Chipset: Qualcomm Snapdragon W5 Gen 1 (4nm) & co-prosesor BES2800.
Sistem Operasi: Google Wear OS 6 yang terintegrasi dengan Google Gemini.
Memori: RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB.
Konektivitas: Bluetooth 5.4, Wi-Fi, NFC untuk pembayaran non-tunai, dan Dual-band GNSS untuk pelacakan lokasi yang akurat.
Pemantauan Kesehatan dan Kebugaran Lengkap
Untuk urusan kesehatan, Xiaomi Watch 5 membawa sensor detak jantung optik, pemantauan oksigen darah (SpO2) 24/7, hingga pelacakan tidur yang lebih akurat dibandingkan generasi sebelumnya. Tersedia lebih dari 150 mode olahraga yang bisa diakses melalui aplikasi Mi Fitness. Xiaomi juga memperkenalkan rencana perbaikan tidur selama 21 hari yang dikembangkan bersama pakar kesehatan tidur dunia.
Performa Baterai yang Tak Tertandingi
Daya tarik utama perangkat ini tetap terletak pada baterai 930mAh Si-C. Dalam pengujian nyata dengan mode Smart aktif (termasuk notifikasi dan pelacakan kesehatan harian), Xiaomi Watch 5 mampu bertahan selama 5 hari penuh. Jika Anda beralih ke mode hemat daya (Vela OS), masa pakai baterai bisa melonjak drastis hingga 18 hari.
Jam Tangan Wear OS Terbaik di Kelasnya
Meskipun dimensinya tergolong besar dan belum mendukung pengisian daya nirkabel, Xiaomi Watch 5 adalah rekomendasi utama bagi Anda yang mencari keseimbangan antara fitur pintar dan daya tahan baterai. Dengan harga di kisaran €273 (sekitar Rp 4,6 jutaan), jam tangan ini berhasil menjawab keraguan pengguna Android akan daya tahan baterai perangkat wearable mereka.




